Sebulan Bersama #Froyonion


lanjut di #JuliNgeblog 😀

So yeah, sebulan terakhir saya akhirnya ngantor! LoL

Setelah 3 tahun lebih merantau dan tinggal sendiri di Jakarta, kota di mana hidup akan terasa lebih keras daripada saat tinggal di kampung halaman sendiri. Kota yang menjual mimpi-mimpi gemerlap bagi yang ingin mengubah nasib. Kota yang seperti tak pernah sepi, kecuali satu jam mendekati waktu subuh dan akan kembali ramai sejam setelahnya, oleh orang-orang kantoran yang rumahnya di Bekasi dan kantornya di Sudirman.

Saya yang sebelumnya serabutan atau bahasa kerennya freelancer + dagang (freelancepreneur?) jadi mengalami fase perubahan ritme hidup yang cukup signifikan. Selama belum ngantor, saya cuma menjalankan clothing line, ambil job reguleran akustik di cafe, sesekali ngebuzz, dan aktivitas lain yang bisa saya kerjakan, untuk bisa hidup di Jakarta. Tentunya ini membuat setiap hari terasa sama aja, ga ada rasa senang saat weekend datang, karena tiap hari saya bisa atur waktu sendiri.

6 bulan sebelumnya saya bantu kakak angkat (kalau boleh saya bilang begitu) untuk running coffeeshop nya di daerah Kemang. Semua berjalan lancar, hingga setelah 6 bulan, Kami terpaksa harus mengikhlaskan semuanya. (Tentang ini akan saya ceritakan suatu saat nanti, a̶t̶a̶u̶ ̶t̶i̶d̶a̶k̶ ̶s̶a̶m̶a̶ ̶s̶e̶k̶a̶l̶i̶ ). Karena closing jam 12an, lanjut ngobrol-ngobrol dulu, biasanya jam 2 baru sampai kost, dan bangun nanti jam 10an. Begitu setiap hari. Begitu ngantor, jadwal bangun tidur jadi jam  7 setelah subuh, atau nggak tidur lagi seperti sebelumnya.

Kenapa?

karena dari pasar minggu ke Bintaro butuh 1 jam perjalanan! :))

yap, akhirnya saya merasakan morning rush.

morning rush.jpg

Satu bulan di kantor rasanya waktu sehari jadi cepet banget. Suasana di kantor menyenangkan, dengan temen-temen kantor yang ternyata umurnya kebanyakan di bawah saya. YAK! sudahlah muka tua, jadi yang top 5 tertua juga di kantor. huft. Soal kerjaan, saya masih butuh banyak adaptasi, mulai dari ritme kerja, pengetahuan dan wawasan soal kerjaan, banyak hal baru yang saya pelajari tiap hari, dan para punggawa di kantor tak segan-segan berbagi ilmu.

Beberapa hari setelah ngantor, ada beberapa teman yang menyayangkan kenapa saya ngantor di industri ini. Mereka-mereka ini sudah lebih dari 5 tahun di dunia kerja yang baru beberapa hari saya masuki. Alih-alih memberi semangat, mereka malah menjatuhkan mental saya. Tapi, bukan Anest namanya kalau langsung nyerah saat diremehkan seperti itu, paling tidak saya harus tahu benar apa yang saya hadapi. Saya tau apa yang saya cari di kantor, tau tujuan saya, dan tiap orang tentu punya hasil yang berbeda saat mengambil keputusan untuk kerja di industri ini.

Well, at least saya senang karena hidup tidak monoton, saya punya tantangan baru. Merunut ke postingan saya sebelumnya 

punya passion aja ga cukup, lo harus punya waktu buat ngelakuinnya.

dan waktu, adalah sesuatu yg bisa lo dapet, dg mengorbankan sesuatu.

saya sedang mengorbankan beberapa hal, untuk bisa punya waktu suatu saat nanti, waktu yang saya bisa gunakan untuk berkarya sesuai apa yang saya senangi.

So, nikmati aja prosesnya!

 

ps: ada yang mau berbagi cerita soal dunia kerja? monggo, kolom komentar terbuka lebar 😀

salam

><(((” ,>

Advertisements

18 thoughts on “Sebulan Bersama #Froyonion

  1. Memangnya masuk ke industri apa sih kak? #kepo
    Ada dong curhat soal kerjaan! Haha coba aku siapin dan rapiin biar curhatnya gak esmosian xD

      1. Ngga kaakk, aku lulusan Jurusan Arsitektur, jadi Sarjana Arsitektur tapi ngga berprofesi Arsitek heheheh

  2. […] 3 minggu terakhir, saya sangat senang mengucapkan kata-kata ini, padahal sebelumnya terasa biasa saja. Kenapa? Ya karena tiap hari berasa hari libur, yang kadang saya habiskan untuk ngopi, main gitar, youtube-an, ngopi, ngobrol, dll di sebuah coffeeshop di kawasan Kemang. Namun mendadak jadi berubah rutinitas sejak 3 minggu terakhir. Mengenai ini, nanti saja saya ceritakan di postingan SEBULAN BERSAMA #FROYONION,😀 […]

  3. Lagi siapin mental buat berjuang nyari jati diri, krjaan dll abis lebaran ini.. baru beres kuliah baru brasa urge untuk kerja/menghasilkan uang sndiri yg sustain dll..

    Liat tulisan uda jadi pengen ikut ngeblog juga.., bikin subdomain khusus blog aja kali ya?

    1. betul gus, bikin page sendiri, atau subdomain /blog

      uda baru sadar, apapun platform baru yang lahir, akarnya tetep dari ngeBlog 😀

      dari sini kita nemu teman-teman baru dan bertukar pikiran dengan lebih asik!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s