“Ngapain masih mainan Socmed, sih, Nest?”


Happy Weekend, guys!

HAHAHA

3 minggu terakhir, saya sangat senang mengucapkan kata-kata ini, padahal sebelumnya terasa biasa saja. Kenapa? Ya karena tiap hari berasa hari libur, yang kadang saya habiskan untuk ngopi, main gitar, youtube-an, ngopi, ngobrol, dll di sebuah coffeeshop di kawasan Kemang. Namun mendadak jadi berubah rutinitas sejak 3 minggu terakhir. Mengenai ini, nanti saja saya ceritakan di postingan SEBULAN BERSAMA #FROYONION, 😀

 

social-media-763731_960_720

source: https://pixabay.com/static/uploads/photo/2015/05/12/09/13/social-media-763731_960_720.jpg

So, beres kerjaan, makan bareng anak-anak kantor, sampai di satu moment saat makan (indomie kari ayam double), saya sadar, kalau hanya saya yang masih aktif manfaatkan social media, di antara teman-teman kantor. Dan tadi di perjalanan pulang, terlintaslah di kepala, suatu saat mereka akan nyelutuk, “kok bisa sih, nest, masih twitteran, gue sih udah bosen banget, gitu-gitu aja” dan kalimat-kalimat sejenis.

Hmm, kalau boleh ngasih alasan (ya boleh lah nest, ini kan blog lo sendiri), saya menjadikan social media sebagai media untuk memudahkan hidup saya di perantauan.

Merantau sejak 2006, tahun 2010 sudah ga dikirimin uang jajan lagi sama ortu. Membuat saya muter otak cari sampingan, mulai dari MLM, jualan tas, kerja di warung kopi yang suka bikin nobar bola, cafe, dropship backpack, kaos, dll. Saat masih di semarang, dapat sampingan 500rb sebulan dari kerja serabutan dan jualan di kaskus sudah sangat bahagia. Begitu pindah ke Jakarta di 2012 akhir, mendadak saya kelimpungan karena biaya hidup di Jakarta yang luar biasa. Biaya kost, makan, transport, internet, dll serasa kurang banget dengan pendapatan waktu masih di Semarang. Jadi yang ada di pikiran saya waktu adalah, saya harus bangun relasi dengan sebanyak mungkin orang, supaya bisa memperluas peluang dapet rezeki. Karena katanya rezeki itu bisa datang dari teman sendiri 😀

Nah, ketika ada teman yang bilang twitter/social media membosankan, berarti mereka belum benar-benar memanfaatkan social media sesuai fungsinya. Buat saya, untuk saat ini, twitter bisa jadi “personal google”. Jika pertanyaan kita ga terjawab oleh si mbah karena resultnya terlalu general, bertanya di twitter bisa jadi satu pilihan yang cukup dapet respon secepat google, dan banyak alternatif jawaban, yang bisa kamu saring lagi sesuai pilihanmu.

Kedua, dengan aktif membangun branding di social media, sekaligus membangun obrolan yang positif dan bermanfaat, saya jadi punya tambahan teman yang sangat banyak di seluruh Indonesia, yang jika nanti saya punya kesempatan (bermusik) keliling Nusantara, bisa saya datangi dan ajak untuk kopdar, silaturahim, dan kulineran, Mulai dari Sumatera Utara, ada Uni @PerempuanThicka, Padang @Superemenn, Pekanbaru @Corryks, Palembang @chysilva, Samarinda @karizunique, Bali @eshasw, Makassar @hurufkecil, dan tak terhitung di sepanjang pulau jawa. Semua alhamdulillah kenal baik setelah bangun perbincangan lewat social media. (pede amat nyantumin nama-nama di atas :p )

Ketiga, Social Media jadi media untuk usaha/jasa yang saya punya, saat ini saya ada:

  1. jasa vendor kaus, kemeja, polo shirt, totebag dll
  2. jasa vendor sound system untuk event, wedding dll
  3. entertainment package: acoustic band (minimalist or full team), MC, dll
  4. usaha clothing apparel dan sneakers dealer

Semua usaha/jasa ini bisa berjalan dengan social media sebagai corong. Walau faktanya, belum saya manage dengan maksimal karena keterbatasan dana waktu dan tenaga.

masih ada beberapa manfaat social media lain, yang mungkin bisa saya share lain waktu.

postingan ini saya ketik tanpa edit, guna mengawali komitmen saya untuk menulis 1-2 postingan setiap minggunya. Doakan istiqomah.

 

Jadi, saya penasaran, kamu masih aktif di social media apa aja? kenapa?

atau, kalau kamu sudah ga pakai social media sama sekali, alasannya kenapa?

tulis di komentar ya 🙂

18 Juni 2016, 12:26 AM, Kopi Kopi Langsat

 

Advertisements

6 thoughts on ““Ngapain masih mainan Socmed, sih, Nest?”

  1. Hello da anes! Kakak kelas di SMA. Socmed aktif gue: blog, twitter, fb.
    Path jarangggg bgt dibuka (hampir uninstall malah), krn gue pikir ga ada gunanya, cuma apdet gosip doang disitu haha! Cuma ajang pamer saja sptnya.. IMHO :mrgreen:

    Gudlak bisnisnya..

    1. Hallo, Elsha!

      twitternya masih sering ngetweet atau mantau-mantau timeline aja?

      iya, sama! Path kurang banyak manfaatnya, dulu waktu masih sering bikin event cuma kepake buat promo acara, abis itu close app :))

      thank youuu, thank you for visiting! 😀

  2. Masih aktif blog, twitter, dan instagram. Soalnya dari sana saya berasal, dan dari sana juga ya mengenal dan berkembang dengan karya karya yang saya punya. Manfaatnya bisa ikut berbagai komunitas, kenal banyak orang, dan yang pasti ilmu yang bejibun. Btw, saya follow twittermu dari lama lho, asik😀

  3. Aku masih main socmed karena butuh tau trend cepet tentang apa yang lagi hips saat ini Da, bisa mantau campaign kompetitor juga, dan kalo diulik socmed itu gudang inspirasi!

    1. betul, kalau kerjanya di dunia digital, mau ndak mau harus aware sama yang lagi happening di dunia digital ya, kak! 😀

      btw gimana persiapan? #eaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s